Tempoinvestigasi.com
Simalungun — Insiden diduga penembakan oleh petugas pengamanan PTPN IV Kebun Marihat terjadi di Afdeling 4 blok 52 pada Rabu malam(04/12/2025).
Berdasarkan keterangan sejumlah warga, peristiwa itu melibatkan kelompok yang diduga sebagai ninja sawit berjumlah sekitar tujuh orang. Dalam kejadian tersebut, satu orang mengalami luka tembak serius, sementara satu lainnya berhasil ditangkap petugas.
Warga menyebut salah seorang yang tertangkap bernama Josua, sedangkan korban yang mengalami luka tembak diidentifikasi sebagai Rudianto alias Muntuk, warga Simpang Murni Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.
Informasi yang diterima awak media menyebutkan bahwa Rudi alias Muntuk kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Balimbingan akibat luka tembak yang dialaminya. Sementara Josua, yang berhasil diamankan tanpa luka tembak, disebut telah dibawa pihak perusahaan dan kemudian diserahkan ke Polres Simalungun untuk proses lebih lanjut.
Beberapa warga sekitar mengaku mendengar suara letusan senjata api sebelum salah satu diduga pelaku ditemukan tergeletak dengan luka tembak. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan kronologi pasti penggunaan senjata oleh pihak pengamanan.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai prosedur pengamanan yang diterapkan di kebun PTPN IV, termasuk apakah tindakan petugas telah sesuai dengan standar operasional dalam menghadapi pelaku pencurian di areal perkebunan.
Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PTPN IV Kebun Marihat Regional-2 belum berhasil dikomfirmasi terkait dugaan aksi penembakan tersebut..Red/RG



