TempoInvestigasi.com
Simalungun – SUMUT
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menerima audiensi Head Regional 2 PTPN IV, Budi Susanto, beserta jajaran General Manager dan Manager Unit PTPN IV se-Kabupaten Simalungun. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban di Rumah Dinas Bupati, Pamatang Raya, Sumatera Utara, pada Jumat (11/4/2025).
Audiensi ini menjadi momentum penting yang mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dan perusahaan BUMN sektor perkebunan. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan PTPN IV Regional 2 yang aktif beroperasi di wilayah Simalungun.
Head Regional-2 Budi Susanto menyampaikan apresiasi atas sambutan dari Bupati Simalungun. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri atas nama keluarga besar PTPN IV Regional 2.
“Mengingat masih suasana Lebaran, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Budi.
Ia juga memaparkan rencana strategis perusahaan, termasuk pengembangan kawasan kebun teh menjadi destinasi agrowisata untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
“Kami sedang mengembangkan produk teh unggulan bernama Tobasari Tea dan Butong Tea, yang terinspirasi dari nama kebun teh kami. Harapannya ini bisa jadi ikon baru dari Simalungun,” jelasnya.
Budi menegaskan komitmen PTPN IV Regional 2 untuk mendukung penuh program pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Anton Achmad Saragih menyambut baik kerja sama yang ditawarkan dan menyampaikan rasa nostalgia karena dirinya pernah menjadi bagian dari PTPN IV.
“Saya kira hanya dua atau tiga orang yang hadir, ternyata banyak. Ini menunjukkan semangat dan komitmen dari PTPN IV untuk bersinergi membangun daerah,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengangkat aspirasi masyarakat, termasuk permintaan Pangulu di Kecamatan Silau Kahean terkait lahan untuk pembangunan gedung PAUD, dan berharap pihak PTPN IV bisa membantu proses koordinasinya.
Menyoroti pengembangan produk teh, Bupati menyampaikan apresiasi dan menyarankan agar produk Tobasari Tea dan Butong Tea dapat dipasarkan di Bandara Kualanamu sebagai oleh-oleh khas dari Simalungun.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata dari kedua belah pihak, menandai komitmen bersama untuk membangun Simalungun yang lebih maju.
- Red/G



